Saya meyakini bahwa mencintai adalah upaya merawat. Perlunya untuk tetap disiram, dijaga, diberi pupuk dan diikuti arusnya. Bahwa menjawab panggilan-panggilannya lebih baik daripada mengabaikannya karena sesungguhnya  kau tidak akan pernah bisa lepas dari cinta. Cinta adalah energi, dia adalah bahan bakar yang sungguh dahsyat. Memasrahkan diri pada setiap alirannya akan menjadikan kekuatan. Begitu pula dengan menulis bagi saya;  upaya merayakan cinta dan hidup.

Pada pertengahan tahun 2009, di suatu sore yang biasa saja. Saya memutuskan untuk membuat blog. Pada awalnya blog ini hanyalah sebuah tempat sampah tak lekang oleh waktu. Saya bisa menulis kapan saja, apa saja. Sebagai ruang pribadi untuk menulis hal-hal yang menurut saya menarik dan lucu. Saya memberi nama blog saya Gadis Payung Kuning. Mengapa Gadis Payung Kuning? Karena saya suka warna kuning dan saya suka tokoh misterius perempuan yang membawa payung kuning di serial How I Met Your Mother. 

Saya tidak pernah menyadari bahwa blog ini semacam bagian dari diri saya sendiri. Bagaimana saya membagikan sebagian hidup, perasaan dan pikiran saya. Bagi saya pribadi, menulis adalah kegiatan saya bertemu dengan diri sendiri dan berdialog dengannya. Mengkaji ulang semua pemikiran dan merangkumnya menjadi satu. Terkadang tidak selalu dengan proses yang mudah dan menyenangkan, terkadang prosesnya sulit dan terjal namun kembali lagi ketika kamu sungguh-sungguh mencintainya pasti akan selalu menemukan jalan pulang. Disetiap tulisan yang dilahirkan, saya seolah lahir baru, belajar sesuatu yang baru dan kembali mengosongkan gelas untuk siap diisi kembali. 

Tepat 5 November 2016 saya menjadikan Gadis Payung Kuning menjadi website, sebagai langkah awal untuk berjalan masuk ke kedalaman. Kembali menekuni dunia menulis dan berkarya lebih baik lagi dari sebelumnya. Upaya berbagi dengan orang lain meski terlihat remeh temeh. Sebagai pengingat untuk diri saya sendiri jangan mudah menyerah. Dan percaya bahwa segala sesuatu ada waktunya. 

Selamat membaca dan selamat menyelam ke kedalaman. Bergeraklah, berusahalah, berkaryalah dan kau tidak akan tenggelam!




Salam kasih,


 Gadis Payung Kuning

2 comments:

  1. Selamat atas website barunya. Yakin pasti akan 'duc in altum' masuk ke kedalaman. Dan kita tahu masuk ke kedalaman itu perlu hening yang bening. Ning> Bening. Dan kita tahu itu sedikit menakutkan, bukan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih, Ibu sudah berkunjung. Iya betul sekali, tapi kalau tidak dihadapi tidak akan bisa bertumbuh, ya kan? :))

      Delete