6.5.17

amor fati #4

Gila apa nih. Duduk-duduk depan teras dari sore, membatalkan semua janji karena tidak ingin keluar rumah. Padahal seharusnya melakukan ini itu, berjanji untuk bertemu di sana sini. Namun pada akhirnya memilih untuk duduk depan teras, membaca, menulis setelah mandi sore dan berganti baju dengan celana tidur. Tidak ada yang lebih random kan?

Sedang berpikir sambil santai, kenapa ya konsep kesendirian di zaman ini seperti seseorang yang berjalan sendiri di pegunungan dan kedinginan. Sepertinya kita terlalu dicekokin oleh iklan-iklan bahwa hidup yang baik adalah yang hingar bingar, trendy, mall, dan berpesta. Padahal terkadang bosan juga apabila harus terus-terusan terekspos ini itu, banyak orang dan ruwet sana-sini. Mungkin itu saya saja kali ya, yang panik sendiri apabila melihat banyak orang. 

Memang kesendirian itu sendiri mungkin hanya untuk beberapa orang. Ternyata berhadapan dengan diri sendiri terbukti tidak mudah kan? Hingga kita akhirnya sibuk bermain dengan smart phone kita, berduyun-duyun ke sana sini dan memutuskan untuk terus menerus mengalihkan perhatian. 

Lalu jadi semakin sadar saja kalau ternyata dibalik ke-ekstrovert-an seseorang tersimpan sosok pribadi lain yang introvert dan malas berduyun-duyun bersama-sama dengan kelompok terus menerus. Hingga akhirnya tipe-tipe macam ini akhirnya adalah mereka yang kau jumpai sedang duduk sendirian di sudut perpustakaan asyik sendiri membaca. 

Kemarin saya juga sempat berpikir, sepertinya saya salah satunya deh.




No comments:

Post a Comment