14.2.14

Surat Cinta #14: Bulan Oranye


Hallo apa kabar?


Ada bulan oranye di luar jendela . 

Sayang, langit sedang basah oleh hujan. Anginnya semeriwing menyelusup ke hati yang sedang semibrit. Ternyata masih ada masa-masa hati yang diperban bukan dihansaplas seperti biasanya. Musti rajin-rajin membalut luka. 

Tidak apa.

Lepaskan semua yang tidak bisa diubah yah, jangan digenggam terus, toh sudah lewat, toh hati pun harus banyak-banyak belajar agar eling, agar mengerti bahwa ada beberapa hal yang diluar control kita. 

Kata orang, orang yang rendah hati tidak gampang pahit. Saya mau jadi rendah hati dan eling.

Seperti bulan oranye yang tabah bersinar meski hujan , meski mendung. Semoga hati saya tidak menjadi manja dan tabah menunggu sampai waktunya.   








Mungkin besok tumbuh  hati baru lagi. Semoga. 

No comments:

Post a Comment