Hari 5: Merupa Kangen

pic: pinterest


Jikalau kangen ya sudah. Kangen. Ya sudah. Saya juga tidak pernah tahu kalau akan masih kangen. Mungkin karena belum sibuk jadi ada dua per tiga bagian otak yang masih kangen. Ya sudah. Saya kira saya tidak akan seperti ini. Tapi kangen ini tawar rasanya. Tidak ada gebu ingin bertemu. Sekedar kangen ya sudah. Mungkin karena saya sudah lelah mencari alasan sendiri. Sejuta pertanyaan mengapa? Mengapa tidak bisa? Mengapa tidak cocok? Mengapa tidak bertemu? Ya sudah. Tidak ada jawaban. Auk ah gelap. Mumet. 

Saya kangen. Tapi semoga kita tidak usah bertemu lagi di lain hari. Saya sudah capek dengan perpisahan yang saya lakukan sendirian. Saya sudah capek dengan pertanyaan yang akhirnya saya jawab sendiri. Saya kangen. Ya sudah. Semoga kita tidak bertemu lagi di masa depan. Jikalau ternyata kita harus bertemu di suatu situasi, saya akan mencukupkan diri saya dengan sekedar saling menatap, saling senyum, lalu sibuk dengan diri sendiri. Ya sudah. 


Comments

Popular Posts