Loncat ke Planet Lain


Saya itu orangnya gemar bermain 'aman' meski saya selalu suka tantangan, tapi playing safe always becomes my priority. Semua harus terjadwal dengan baik dan rinci, oh ya kebetulan saya Capricorn si kambing betina yang well-organized.

Mungkin kalau semuanya bisa direncanakan, pasti hidup akan lebih lapang dan saya hidup 'aman' sepanjang segala abad amin sampai saya mati ke liang kubur. Namun sepertinya hidup itu mirip kembang api, membuat berdebar-debar, unexpected dan begitu banyak kejutan-kejutan disetiap ledakannya. Dan kita hanya bisa terpana-pana dan terpesona.

Dan akhir-akhir ini rasanya dunia sudah mulai tidak aman lagi untuk seorang Metta, karena sedang jatuh cinta. Saya bukan tipe orang yang mudah jatuh cinta, tepatnya saya takut jatuh cinta. Saya sangat suka tantangan tapi ketika itu bermain dengan urusan hati, niscaya saya akan berpikir luamaaaaaaaaaa sekali dan biasanya saya jiper dan memutuskan untuk menunggu dan tidak berusaha. Mungkin karena jam terbang cinta saya yang kurang tinggi dan saya yang terlalu penakut dan perasa untuk cinta. Hingga akhirnya saya ya gitu, menjaga hati dengan pertahanan ekstra 24 jam, dilarang ada penyusup.  

Mengapa saya takut?

Karena saya ngeri mempercayakan hati yang kecil dan rapuh ini kepada orang lain. Kalau dibuang ke tong sampah bagaimana? Saya kan gak punya duplikatnya. Mungkin sebenarnya di luar sana, banyak orang yang penakut seperti saya ini yang terlalu protective atas hatinya karena pernah punya pengalaman buruk masa lalu. Saya pun tahu kalau setiap orang itu mempunyai caranya sendiri untuk menunjukkan cintanya pada orang lain. Ada yang sedari awal langsung menjatuhkan hatinya, ada yang bermain-main dengan hati orang lain dan ada juga yang mencicil hatinya sedikit-sedikit seiring berjalannya waktu.

Sejak kemarin saya berpikir apakah saya harus melanjutkan urusan hati ini ataukah saya akan cuek dan menyelamatkan diri seperti biasanya? Lalu kebetulan kemarin saya sehabis makan siang berjalan-jalan ke toko buku dan menemukan sebuah artikel menarik di Reader Digest, mungkin karena edisi Valentine akhirnya jadi ada urusan cinta-cinta-an.

Di situ tertulis, jatuh cinta itu seperti membuat lompatan besar dan jauh ke planet lain. Di mana di dalam planet itu kita sama sekali tidak tahu apa-apa, asing, tidak kenal siapa-siapa dan enviroment yang berbeda. Kita berusaha untuk beradaptasi di planet tersebut dan berusaha untuk mengenal dan saling mencari kesamaan di planet baru tersebut dengan planet kita sendiri. Lalu setelah bisa mengerti dan mengenal planet tersebut dan merasa cocok, lalu menikah dengan si pemilik planet baru itu dan akhirnya kita berdua membentuk planet baru.

Intinya, jatuh cinta itu tidak hanya 'jatuh' namun juga melompat dan meloncat ke jurang yang kita tidak tahu apa gerangan yang ada di dasar. Mungkin di dasar ada padang rumput dengan bunga cantik atau mungkin juga ada monster berduri beracun yang ganas dan mempunyai nafas busuk yang siap melahap kita kapan saja. Kita tidak pernah tahu kan?

Semua itu terserah pada kita (saya) yang kiranya apakah cukup berani untuk meloncat atau tidak. Kalau tidak dicoba, kita tidak pernah tahu kan? Ehem... saya masih rada takut sih.

Comments

Popular Posts