24.8.10

Lidah Tak Bertulang

Summer vacation 2010 ini aku sedang liburan di Indonesia. Seneng dong pastinya bertemu dengan teman-teman dan keluarga yang kusayangi :)) plus dengan anggota keluarga baru yang lucu banget bernama Tarsisius Abraham Abhimanyu. Mohon maaf karena sedang absen blogging. Sedang menikmati liburan panjang yang menyenangkan. Di tengah liburan yang menambah energi untuk tahun keduaku study di Taiwan, aku harus menuliskan hal yang panting ini.



Ingin kutegasi lagi seperti judul di atas bahwa LIDAH TIDAK BERTULANG dan seperti di iklan-iklan di tipi: MULUTMU HARIMAUMU. Ada juga quote di twitter: Ada dua yang tidak bisa kembali di hidup: WAKTU dan PERKATAAN. Pergunakanlah keduanya dengan bijaksana.

Dari postinganku yang ini aku ingin menyorot tentang pentingnya sebuah perkataan dari mulut kita. Perkataan bisa saja membuat sakit hati orang lain. Bisa saja hanya merupakan sebuah penghakiman besar-besaran tanpa kita sadari. Memang perlu perkataan yang tidak membangun itu untuk diucapkan? Tidak kan? Begitu juga dengan janji-janji manis yang ada di mulut.

Misalnya saja aku. Kelemahanku adalah mulut. Mungkin karena aku tipe sanguinis yang heboh ke sana ke mari. Yang suka bergaul enerjik ke sana-ke mari. Sambil senyum-senyum dan tertawa girang. Terkadang orang dengan tipe seperti aku ini. Sangatlah mudah masuk ke dalam jurang dosa *lebay hahaha :))*

Terkadang perkataanku suka nyelekit dan gak diayak dulu, harusnya dipisahkan antara yang harus dikeluarkan atau yang seharusnya dipendam saja jadi refrensi pribadi. Nah sayangnya aku kurang mampu 'ngerem' mulutku yang kelewat bawel ini. Itulah kelemahanku. Tapi aku juga bukan tipe anak cewek suka gosip ke sana ke mari kok. Males juga gosipin orang yeeeee... bikin haus.

Satu lagi yang bikin gaswat. Ngobral janji hingga akhirnya aku sendiri yang stress kewalahan. Janji itu harus ditepati. Namun sayangnya dalam kehidupan ini: Siapa yang tahu sih ke depannya gimana? Hingga sekarang aku ngga lagi-lagi-lah janji. Janji itu berat,men! Kalau tidak ditepati jadi kepikiran. Kalau sudah sampai dihujung waktunya untuk ditepati; kadang adaaa aja halangan. Jadi kalau kita sudah janji haruslah diniati dengan baik.

Jadi pembaca setia blog cihuy mantab, janganlah janji kalau dirasa tidak bisa ditepati. Lebih baik jangan janji kalo misalnya kita tidak yakin dan pasti.

Mari kita semua, terutama aku, harus semakin menjaga mulut kita masing-masing. Jangan mengumbar janji dan perkataan yang gak ada gunanya. Karena ada kata pepatah lama yang mengatakan:


Apabila kamu marah lebih baik diam,
apabila kamu senang jangan menabur janji.


No comments:

Post a Comment