14.3.10

Teras Hijau






Lihat teras rumahku!
Hijau.
Di sana tempatku duduk di kala sore
Minum segelas teh melati buatan ibu
Bersenda gurau bodoh dengan Aga, adikku
Berdiskusi adu kusir dengan Bob, babeh gondrong
Membaca koran dengan ibuku.

Lihat teras rumahku!
Hijau.
Bergelimang cinta ibu dan pak bob
Kuingat ketika kita sekeluarga,
buat selametan heboh karena Aga baru disunat.
Kuingat ketika teman kita orang Baduy datang
Lengkap baju adatnya tanpa alas kaki, Jasrip namanya
Datang ke rumah kita menginap.
Kuingat ketika si copi melahirkan di teras kita.
Kuingat ketika nenek datang ke rumah kita setiap Juli.

Lihat teras rumahku!
Hijau.
Semoga tetap hijau
Semoga tetap ada kursi panjang coklat
Semoga tetap digantung lukisan perempuan yang memegang ayam
Semoga tetap ada rak hiasan ibu
Semoga tetap dihiasi topeng muka bali di dindingnya

Dan lalu,
saat kupulang nanti,
Teras rumah kita tetap sama
Hijau.


***


Jangan lagi datang, rindu
Pergi jauh!
*Float-pulang*







Bob Hariyadi Martopranoto
a.k.a Babeh Gondrong

Hati-hati.... bapaknya gondrong :))



No comments:

Post a Comment