13.3.09

*LAHIRNYA GADIS PAYUNG KUNING*


Kemudian datang jeda yang sangat panjang. Gadis Payung Kuning hibernasi dari sebuah pemikiran gila yang dikandung selama berbulan-bulan namun belum cukup umur untuk dilahirkan. Dikhayalkan liar disertai lutut yang kedinginan karena memaksakan diri memakai celana pendek dan kaos gombrong tipis yang catnya luntur, amat menyalahi aturan fashion tapi nyaman.


Dilahirkan dengan iringan lagu Avril Lavigne- My Happy Ending yang mengingatkan pada seorang lelaki masa silam; tuorang. Kini tu orang sudah mati karena terkena penyakit sipilis atau raja singa akibat terlalu sering berganti pasangan sudah dicekek dan dibuang ke laut main sama cumi-cumi.


It’s nice to know you were there

Thanks to act like you care

And making me feel like I was the only one

Thanks for watching as I fall

It nice to know we had it all

And letting me know we are done~

So much for my happy ending*


Dan Gadis Payung Kuning pun kembali berjalan dengan payung kuningnya dan merelakan kembali untuk kesekian kalinya. Kini sedang berbahagia dengan kehidupan sendirinya yang menyenangkan dan begitu heboh seperti pasar malam :) karena telah menemukan ke-16 belahan jiwanya yang amat ABSURD dengan berbagai karakteristik dan kelainan jiwa bawaan lahir sifat. Mereka gila. Mereka semangat. Mereka cerdas. Mereka berbakat. Mereka keren. Mereka anak-anak muda yang amat berdedikasi penuh dengan impian dan idealisme mereka. Mereka cinta lingkungan, hingga pemakaian tissue untuk lap ingus digunakan berulang kali, bo’ong deng! :) Mereka humoris. Mereka tertawa sarap setiap saat dengan frekuensi suara masing-masing yang menggelegar memilukan. Mereka berselera tinggi, setinggi langit, sedalam lautan. Mereka lebay. Mereka ciptaan Tuhan. DAN GADIS PAYUNG KUNING dengan setia tinggal di tengah-tengah mereka sambil meperin upil di bawah meja tak lupa geleng-geleng kepala penuh haru melihat tingkah mereka :P merasa diri paling waras :) hihiy.


Gadis Payung Kuning ini sesungguhnya adik dari Sejuta Kampret yang lahir sungsang dan terlupakan passwordnya. Tapi, dengan rendah hati akan dicantumkan nama Sejuta Kampret. Semoga Gadis Payung Kuning dan Sejuta Kampret bisa rukun dan saling membantu sebagai sesama Blog milik Metta (apa sih,Met?)*

Semoga Gadis Payung Kuning ini bisa berfungsi maksimal sebagai tong sampah tak lekang waktu. Ketika tidak ada lagi muka untuk dicaci, ketika tidak ada lagi bahu untuk menangis, ketika tidak ada lagi tangan untuk memeluk, ketika tidak ada lagi Nicholas Saputra untuk di-cumbu (?) :P*


Pokoknya begitulah.

No comments:

Post a Comment